Nama lengkapnya Juwariyah binti Harits bin Abi Dhirar Al-Khaza'iyah, ia dilahirkan tahun 15 sebelum hijrah. Ia pernah menikah dengan Musafi' bin Shafwan. Suaminya gugur dalam perang Al-Muraisi tahun 6 H. Ia termasuk tawanan perang Bani Musthaliq.
Ia termasuk bagian yang diperoleh oleh Tsabit bin Qais, Tsabit mensyaratkan 9 Uqiyah agar ia dapat bebas, kemudian ia meminta bantuan kepada Rasulullah untuk membebaskannya, beliau menawarkan untuk mengawini dan membebaskannya.
Juwairiyah setuju, beliau memberinya mas kawin sebesar 400 dirham, setelah kaum muslimin mengetahui bahwa nabi telah mengawini Juwairiyah, merekapun membebaskan seluruh wanita yang tertawan dalam perang Bani Musthaliq., Dengan maksud agar kerabat Rasulullah (akibat perkawinan) terbebas dari perbudakan. Jumlah mereka yang tertawan dalam perang tersebut sebanyak 100 orang. Dengan demikian Juwairiyah mendatangkan berkah kepada kaumnya.
Rasulullah menikahinya saat ia berusia 20 tahun. sebelumnya ia bernama Barrah, lalu rasulullah menamainya Juwairiyah. Ia pernah menunaikan umrah dan haji bersama rasulullah. Ia juga menghafal, memahami, dan merawikan hadist dari rasulullah.
Ia merawikan 7 hadist dari Nabi yang terdapat didalam Kutub As-Sittah (enam buku hadist) diantara perawi yang merawikan hadist darinya adalah Ibnu Umar, Ubaid bin Sibaq, Thufail, Mujahid bin Jubair, Kuraib, dll.
Diantara hadist yang dirawikannya dari nabi, bahwa nabi pernah keluar dari rumahnya pada waktu dini hari ketika beliau hendak menunaikan shalat shubuh, dan dia juga saat itu sudah berada di tempat sujudnya(tempat shalat). Kemudian Beliau pulang pada waktu dhuha dan Juwairiyah masih berada di tempat sujudnya. Lalu beliau mengatakan ," Kamu masih seperti keadaan pada saat aku tadi meninggalkanmu?" YA", jawabnya. Nabi bersabda," sungguh aku telah mengucapkan empat kalimat sebanyak tiga kali yang jika ditimbang, niscaya akan lebih berat timbangannya dari apa yang telah kamu ucapkan. empat kalimat itu adalah, Maha suci Allah dan segala puji miliknya, sebanyak makhluknya, sebanyak ridhanya, seberat timbangan 'Arsy-Nya, dan sebanyak bilangan kalimat-Nya."(HR.Muslim)
Ia meninggal tahun 56 H usia 65 tahun. Jenazahnya disembayangi oleh Maryam bin Hakim.
"Pada hari ini telah Ku-sempurnakan bagimu agamamu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku kepadamu dan Aku ridhai Islam sebagai agamamu".(QS Al-Maidah 3) "Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara sempurna, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu."(QS. Al-Baqarah: 208)
Barakallah
Tidak ada komentar :
Posting Komentar