Nama lengkapnya Zainab binti Jahsyin bin Ri'ab Al-Asadiyah. Ia dilahirkan tahun 33 sebelum hijrah. Sebelum masuk islam, ia bernama Barrah, lalu rasulullah menamainya Zainab, Ia adalah putri bibi nabi, Umaimah binti Abdul Muthalib, ia berparas cantik, dan juga ia termasuk orang yang mula mula masuk islam.
Rasulullah menikahkannya dengan Zaid bin Haritsah, kemudian turun firman Allah,"Dan ingatlah, ketika kamu berkata kepada orang yang telah kamu limpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya, "tahanlah terus istrimu dan bertakwalah kepada allah, sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedangkan Allahlah yang lebih baik berhak untuk kamu takuti, maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhada para istrinya (menceraikannya), kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk mengawini istri -istri anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada istri-istrinya. Dia adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi."(Al-Ahzab : 37), setelah masa 'iddahnya selesai, rasulullah menikahinya tahun 5 H.
Ia pernah mengatakan," Demi Allah sesungguhnya aku tidak sama dengan istri-istri nabi lainnya. Mereka semua dinikahi beliau dengan mas kawin dan dengan wali. sementara aku dinikahi oleh Allah dan rasulnya, dan diturunkan ayat di dalam Al-Quran yang berkaitan denganku yang akan dibaca kaum muslimin, tidak akan penah dirubah dan diganti sampai akhir."
Anas bin Malik pernah berkata,"Rasulullah tidak pernah menyelenggarakan walimah atas pernikahannya dengan isteri-isterinya yang lebih banyak dan lebih utama dari walimah yang dilakukannya ketika menikah dengan Zainab."
Rasulullah mensifatinya dengan Al-Awwahah (wanita yang khusyu dalam beribadah). Tentang Zainab Rasulullah pernag berkata, "yang paling cepat menyusulku diantara kalian ialah yang paling panjang tangannya." Dan ternyata yang dimaksud oleh beliau di dalam hadist ini adalah Zainab, karena ia bekerja dengan tangannya sendiri, membuat manik-manik, menyamak, dan berdagang.
Ia merawikan 11 Hadist dari Nabi, diantaranya Nabi pernah datang menemuinya dalam keadaan ketakutan sambil berkata,"Laa ilaha illallah (tiada ada Tuhan selain Allah). Celakalah bangsa Arab dari kejahatan yang telah dekat, Pada hari ini sebagian dinding Yakjuj dan Makjuj telah terbuka seluas ini." Zainab bertanya,"Wahai Rasulullah, apakah kami akan binasa sementara ditengah-tengah kami terdapat orang-orang shaleh?" Beliau menjawab," Ya, apabila kejahatan/kemaksiatan telah merajalela."(HR.Al-Bukhari).
Ia meninggal tahun 20 H dalam usia 53 tahun, jenazahnya adalah jenazah yang pertama yang diusung dalam keranda.
Aisyah menangisi kepergian Zainab dan berkata," Ia menandingiku dari istri-istri nabi dalam meraih kedudukan disisi rasulullah, dan aku belum pernah melihat wanita yang lebih baik dari dia dalam menjalankan ajaran agama. Aku juga belum pernah melihat wanita yang paling mensucikan diri lebih baik dari dia, dan paling bertakwa kepada allah, paling benar tutur katanya, paling senang menyambung silaturahmi, dan paling banyak sedekahnya."
Aisyah menangisi kepergian Zainab dan berkata," Ia menandingiku dari istri-istri nabi dalam meraih kedudukan disisi rasulullah, dan aku belum pernah melihat wanita yang lebih baik dari dia dalam menjalankan ajaran agama. Aku juga belum pernah melihat wanita yang paling mensucikan diri lebih baik dari dia, dan paling bertakwa kepada allah, paling benar tutur katanya, paling senang menyambung silaturahmi, dan paling banyak sedekahnya."
Sumber : Buku Tokoh - Tokoh Besar Islam Sepanjang Sejarah ; Syeikh Muhammad Sa'id Mursi
Semoga Bermanfaat
Salam Ukhuwah ... :)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar