Nama lengkapnya adalah Qais bin Sa'Ad bin Ubadah bin Dulaim, orang terpandang diakumnya dan termasuk salah satu pemimpin terkemuka mereka. Ia berwajah tampan, tinggi dan tidak berewok (bulu di wajah). Ia adalah putra Sa'ad bin Ubadah, pemimpin kabilah Al-Khazraji dan Kaum Anshar.
Meski usianya tergolong muda, ia sudah terkenal cerdik dan lihai, sampai-sampai ada yang mengatakan,"Kalau bukan karena masuk islam, Qais mugkin akan membuat tipu muslihat yang tidak sanggup dihadapi orang Arab."
Ia adalah pembawa panji kaum Anshar dalam pertempuran bersama Rasulullah dan yang mengurusi segala keperluan beliau.
Suatu hari, ayahnya datang menemui Rasulullah sembari berkata,"Anak ini aku serahkan menjadi pembantumu, wahai Rasulullah."
Dalam kitab shahih Al Bukhari terdapat sebuah riwayat yang menyebutkan bahwa kedudukan Qais dihadapan nabi adalah kedudukan pegawai dihadapan gubernur.
Ia adalah sosok yang terkenal dermawan seperti halnya anggota keluarganya yang lain, sampai-sampai Abu Bakar pernah mengatakan,"seandainya anak muda ini kita biarkan terus menerus bederma, maka dia akan menghabiskan seluruh harta milik orang tuanya."
Ia bergabung bersama Ali bin Abi Thalib dalam perang Shiffin, perang Al-Jamal, dan dalam perang Nahrawand.
Ali bin Abi Thalib meninggal, ia berpihak kepada Hasan, ia meriwayatkan 16 hadist dari Nabi, ia meninggal tahun 60 H.
Sumber : Buku Tokoh-Tokoh Besar Islam Sepanjang Sejarah, Syeikh Muhammad Sa'id Mursi
Semoga Bermanfaat dan Salam Ukhuwah :)
"Pada hari ini telah Ku-sempurnakan bagimu agamamu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku kepadamu dan Aku ridhai Islam sebagai agamamu".(QS Al-Maidah 3) "Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara sempurna, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu."(QS. Al-Baqarah: 208)
Barakallah
Sabtu, 21 Maret 2015
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar